Jakarta - Baru-baru ini penumpang bus di Singapura mengejar pemandangan tak biasa. Seorang perempuan tampak menangis kemudian meminta-minta meminta duit di dalam kendaraan umum tersebut. Aksi perempuan tersebut juga terekam dalam video yang lantas diunggah seorang pemakai Facebook. Kini video itu menjadi viral.
Video itu diunggah lelaki mempunyai nama Kohji Toh. Ketika itu, Kohji tengah naik bus layanan 197 yang berangkat dari Jurong mengarah ke Bedok. Dalam perjalanan, ia mengejar pemandangan paling aneh. Dilansir Straits Time, Kohji menyaksikan perempuan yang berusia selama 40-an duduk di depannya. Wanita yang tak diketahui namanya ini juga tiba-tiba berbalik dan memintanya uang.
"Bibi tersebut mendekati saya dan meminta uang. Dia bilang tidak punyaduit guna naik bus, namun kukatakan padanya bahwa dia telah naik dan sedang di bus," kisah Kohji.
"Dia lantas menuliskan untuk saya bahwa ia tidak punya duit guna santap dan butuh mendatangi dokter. Saya menasihatinya guna pergi ke Institute of Mental Health, di mana dia dapat berutang dan menemukan makanan gratis," tambahnya.
Tak menemukan duit dari Kohji, perempuan itu lantas segera menggali sasaran penumpang beda yang dapat memberinya uang. Klip video perempuan yang meminta dana yang sudah disaksikan 100 ribu lebih ini menghasilkan tidak sedikit reaksi dari netizen.
Video itu mengindikasikan perempuan tersebut menggenggam lengan seorang penumpang laki-laki seraya merengek, tetapi tetap tidak berhasil menemukan uang. Dia lantas mengupayakan peruntungannya dengan penumpang lain.
Pada pemaparan videonya itu, Kohji mencatat "Keterampilan meminta-minta bibi muda ini sudah hingga ke tingkat yang lebih tinggi. Menangis dan meminta-minta duit di bus. Setelah menemukan duit ia bakal turun dari bus dan mengejar target baru!".
Di Singapura sendiri meminta-minta merupakan tindakan ilegal dengan hukuman pidana atau denda. Untuk seseorang yang tertangkap basah tengahmeminta-minta dapat dikenakan hukuman penjara dua tahun atau denda Rp 30 juta.
Sontak saja, kejadian pada 12 Juni 2017 kemudian itu, menjadi perbincangan. Banyak yang menanggapi prihatin terhadap kejadian yang menimpa wisatawan asing tersebut.
Tidak saja penduduk Indonesia, namun pun terlihat sebanyak warga negara Singapura ikut mengomentari.
“Perilaku semacam ini tidak tidak cukup dari barbar. Kemarin pun melihat berita mengenai taksi Nagoya Hill berdebat dengan taksi online danberaksi cukup brutal nyaris berduel. Maaf warning guna anda, tidak boleh datang ke batam lagi dan tolong ucapkan pada temanmu juga..” tulis Leon di kolom komentar Jason.
“Mereka begitu agresif untuk saya pun ketika mereka menyaksikan sayasudah memesan uber di Indonesia. Lalu aku tidak dapat ke uber mereka ditagih 10 x lagi dan mereka bertanya-tanya kenapa orang memakai uber. Kuharap kau baik-baik saja,” ujar Jake Egginton, warganet asal Bangkok.
“Hi Jason wee saya pikir kamu harus mengadukan ini ke Konsulat Singapura di batam. Terletak melulu 50 meter dari International Terminal Batam Centre,” ujar Yohannes Thomson.
Jason juga merespon sejumlah komentar. “Semua baik pada akhirnya. Kami bahkan sukses berlari ke feri kami sebagai gerbang ditutup,” ujar Jason.
Beberapa komentar bernada negatif, tetapi tidak semua. Beberapa diantaranya malah Jason tidak mengimbau orang lain guna tidak datang ke Batam.
“Kami benar-benar menyesal mendengar bahwa dude, saya lumayan yakin batambakal lebih baik segera, semuanya bakal kembali normal lagi, saya harapkamu dan rekan kamu akan datang pulang ke batam guna perjalanan berikutnya, saat semuanya telah dibetulkan Oleh Pemerintah kita,” tulis Ardiansyah.

